Hei,
cinta! Apa kabarmu di seberang sana? Baikkah? Apakah kamu sedang sakit? Demam?
Atau flu kah? Jika ia, semoga lekas sembuh. Hmm, Apa kamu sudah makan? Minum?
Atau tidak keduanya? Oh iya, bagaimana harimu dengan gadis barumu itu? apa
menyenangkan? Ku harap begitu. Apa ia dapat membuatmu tersenyum setiap saat?
Sepanjang hari bahkan?
Hmm, apa ia memberimu beberapa lelucon? Apa kau tertawa
selepas saat itu? Apa ia selalu menjaga perasaanmu? Bagaimana dengan moodmu?
Oh, mari ku tebak! Harimu pasti indah, ceria, tanpa kelabu. Iyakah? Dan
pastinya kalian selalu akur, karena… itu yang kau mau, pasti. “I promise, I
won’t ever leave you for anything, anyone, nor for any reason.” Apa beberapa
kosa kata dalam kalimat itu terdengar familiar bagimu? Yah, seharusnya seperti
itu. tapi, mau bagaimana lagi, gadismu yang sekarang bukan lagi seseorang yang
ada di masa lalu.
Tapi… bolehkah aku bertanya beberapa hal? Sekedar untuk
me-refresh kembali ingatan masing-masing saja, tak lebih.
Apa kau masih ingat hari-hari itu? Hari indah lainnya
yang sudah jadi kenangan itu. Ingatkah? “Si gadis masa lalu” yang dulu pernah
menggenggam erat tanganmu, bahkan selalu memimpikanmu di setiap tidur malamnya.
Berlebihan? Tidak juga. Untuk seorang “gadis masa lalu” yang pernah jatuh cinta
kepadamu, apakah pengakuan sesederhana itu akan membuatnya dijatuhkan hukuman
penjara seumur hidup? hmm? Tentu saja tidak.