Halo haloo, invisible viewers ;) Lama tak jumpa, ehh maksudnya lama tak berceloteh disini. hehehe. oh iya, sudah 4 hari. jadi buat entri yang kali ini saya cuma mau share beberapa narasi yang cukup menggantung. soalnya ceritanya belum sepenuhnya jadi. so, mohon dimaklumi yak ;) Gumawooo!~ oh iya, buat catatan. narasi yang ada di bawah ini sebenarnya sudah pernah di repost di blog ini juga. tapi ada beberapa kata sama kalimat yang diubah, dikurangi sama ditambah sedikit. cekidot (^^)/
****
Dongeng.
Cerita penuh fantasi dan keajaiban.
Kumpulan cerita fiksi yang didedikasikan
bagi setiap orang dengan impian. Menurut persepsi sebagian orang, mungkin dongeng
hanyalah kisah tak realistis yang diciptakan untuk mengelabui dan menyenangkan
hati para pembacanya yang sangat identik dengan dunia anak. Banyak dari mereka
menyukainya. Sama halnya dengan gadis kecil yang tengah melamun dikeheningan
malam ini. Jendelanya masih terbuka lebar, sehingga angin malam dengan bebas
menari sambil bergelayutan pada indra perabanya. Sukses, gadis itu kedinginan. Menggigil,
tapi tetap saja tak diperdulikannya. Ia masih menerawang. Sekilas, wajahnya nampak
begitu resah. Sepasang mata hazel cantiknya padam, tak bersemangat. Bagaimana
tidak? Sudah 2 jam lewat tengah malam, namun gadis mungil yang baru saja duduk
di kelas 4 bangku Sekolah Dasar ini belum juga terlelap. Beberapa saat
kemudian, ia merunduk sambil memain-mainkan rambut pendek sebahunya yang
bergelombang. Terlalu banyak hal aneh yang terjadi akhir-akhir ini.
Bel
istirahat kedua baru saja terdengar. Kelas yang tadinya hening kembali gaduh
seperti biasanya. Banyak siswa maupun siswinya yang sudah tidak sabar keluar
dan menghirup udara bebas dibanding duduk dengan rapih sembari menunggu guru
matematika dengan kaca mata kodok nan tebalnya menapakkan kaki kearah pintu.
Satu, dua, dan… Tiga!
No comments:
Post a Comment